LKPD 3 TEKS BERITA (XI)

 

📘 LKPD Membaca Naskah Berita dari Prompter

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Kelas: XI
Materi: Teks Berita (Siaran)
Topik: Membaca Naskah Berita dari Prompter


A. Identitas Peserta Didik

Nama : ......................................................
Kelas : ......................................................
Tanggal : ......................................................


B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Membaca naskah berita dari prompter dengan intonasi, artikulasi, dan ekspresi yang tepat.

  2. Menunjukkan sikap percaya diri saat membawakan berita di depan kelas.

  3. Membandingkan perbedaan bahasa berita tulis dan naskah berita siaran.


C. Petunjuk Pengerjaan

  1. Bacalah dengan saksama naskah prompter berita yang akan kamu bawakan.

  2. Kamu dapat menggunakan salah satu pilihan berikut:

    • Naskah berita yang disediakan guru (misalnya tentang musik, film, olahraga, kuliner, dll).

    • Naskah berita yang kamu buat sendiri.

    • Naskah berita yang kamu cari dari sumber referensi lain (koran, portal berita online, dsb).

  3. Berlatihlah membaca naskah tersebut dengan memperhatikan intonasi, jeda, artikulasi, serta sikap tubuh.

  4. Secara bergiliran, maju ke depan kelas untuk membacakan naskah berita seolah-olah sedang menjadi penyiar TV.

  5. Kelompok lain bertugas memberikan apresiasi dan masukan.

CONTOH PROMPTER BERITA: 

https://drive.google.com/file/d/1BkxE3PxfDk1CV87BHUJEURVlvnN1wE3l/view?usp=sharing


D. Tugas Peserta Didik

  1. Pilih atau siapkan salah satu naskah prompter berita sesuai petunjuk di atas.

  2. Tandai bagian teks yang menurutmu harus diberi penekanan saat dibacakan.

  3. Latihanlah membaca naskah tersebut bersama teman sebangkumu.

  4. Bacakan di depan kelas seolah-olah menjadi penyiar TV dengan memperhatikan:

    • Intonasi

    • Artikulasi

    • Ekspresi wajah

    • Sikap tubuh dan bahasa nonverbal

  5. Setelah tampil, refleksikan pengalamanmu dengan menjawab pertanyaan berikut:

    a. Bagian mana yang sudah kamu lakukan dengan baik?
    b. Bagian mana yang masih perlu kamu perbaiki?
    c. Bagaimana perasaanmu ketika membacakan berita di depan teman-teman?


E. Refleksi Singkat

Tuliskan perbedaan antara teks berita tulis dengan naskah prompter berita berdasarkan pengalamanmu hari ini:
..................................................................................
..................................................................................
..................................................................................


F. Penilaian

Kriteria penilaian meliputi:

  1. Intonasi (penggunaan nada suara yang sesuai).

  2. Artikulasi (kejelasan pengucapan).

  3. Ekspresi (kesesuaian mimik wajah dan bahasa tubuh).

  4. Percaya diri (sikap saat tampil di depan).

  5. Pemahaman isi berita (menyampaikan isi dengan lancar).


CARA MEMBACA NASKAH BERITA : 

https://youtu.be/JS4IAcqVKDw?si=nyFb_YMWbghPrCdz


REFRENSI CARA MEMBAWA BERITA : 

https://youtu.be/0WWdzmkTUp0?si=5RWwYVG-FIsRGZT3

(Cara membawa berita hard news & soft news)

https://youtu.be/LnWqszUkvuQ?si=2GtljxDgheYwZ9Yo 

REFRENSI MENJADI PRESENTER TV (PEMBAWA BERITA):

https://youtu.be/oyVTRL8x9-E?si=iSsf4hhZGUd5L7Pt

REFRENSI MENJADI REPORTASE BERITA (REPORTER & NARASUMBER:

https://youtu.be/RjnGgNsoUlw?si=og5EqYAJCR5285bF


PERBEDAAN TEKS BERITA TULIS DAN NASKAH PROMPTER BERITA 

1. Teks Berita Tulis

  • Media: biasanya dimuat di surat kabar, majalah, atau portal berita online.

  • Tujuan: memberikan informasi faktual, jelas, lengkap, dan mendetail.

  • Bahasa: formal, padat, sering menggunakan kalimat panjang dan data detail.

  • Struktur: Kepala Berita – Leher Berita – Tubuh Berita.

  • Contoh: artikel berita di Kompas, Detik, atau Tempo.


2. Naskah Prompter Berita (Siaran TV/Radio)

  • Media: ditulis khusus untuk dibacakan oleh penyiar TV atau radio.

  • Tujuan: menyampaikan berita dengan bahasa lisan agar mudah dipahami pemirsa/pendengar.

  • Bahasa: komunikatif, singkat, jelas, mudah diucapkan, kadang lebih ringan.

  • Struktur: Pembuka – Isi – Penutup (lebih ringkas daripada teks berita tulis).

  • Contoh: naskah yang dibacakan oleh presenter berita di TV.


Kesimpulan:

  • Teks berita tulis → lebih detail untuk dibaca.

  • Naskah prompter berita → lebih ringkas, komunikatif, dan dibuat untuk didengar/dilihat, bukan dibaca sendiri.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menyampaikan Berita

  1. Pahami isi berita yang disampaikan
    Pastikan kalian tahu konteks berita. Jangan sampai ekspresi bertolak belakang dengan isi berita, misalnya tersenyum saat membawakan berita duka, atau terlalu kaku saat menyampaikan berita kuliner dan wisata.

  2. Gunakan tanda jeda dengan tepat
    Jeda sangat penting agar berita terdengar jelas, tidak terburu-buru, dan nyaman didengar. Hindari membaca terus-menerus tanpa henti karena bisa membuat pendengar bingung sekaligus membuat kalian cepat lelah.

  3. Perhatikan tanda baca dalam naskah
    Biasanya dalam naskah siaran digunakan garis miring ( / ) untuk menandai koma (,) dan garis miring ganda ( // ) untuk menandai titik (.). Namun, kalian boleh menyesuaikan jeda sesuai kenyamanan, selama tetap memperhatikan makna kalimat.

  4. Gunakan suara perut, bukan suara tenggorokan
    Tarik napas dari diafragma agar suara terdengar bulat, jelas, dan stabil. Jika hanya mengandalkan tenggorokan, suara akan cepat habis dan terdengar tidak mantap.

  5. Ucapkan nama, istilah, dan singkatan dengan jelas
    Jangan sampai salah sebut atau terdengar kurang jelas. Latihlah pengucapan nama tokoh, tempat, atau istilah asing agar penyampaian berita lebih profesional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD 2 TEKS BERITA (XI)

Contoh Teks Anekdot (X)

LKPD 2 TEKS ANEKDOT (X)